PENGARUH SENAM AEROBIC LOW IMPACT DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI POSYANDU ANGGREK KARTASURA

  • Ari Murti Septiani Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Atiek Murharyati Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Dewi Suryandari Universitas Kusuma Husada Surakarta
Keywords: Low impact aerobic gymnastics, deep breathing relaxation, diabetes mellitus

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a carbohydrate, protein, and fat metabolism disorder marked with hyperglycemia or blood glucose increase due to an abnormality of insulin secretion or decreased work performance of insulin. One of the handlers of Diabetes Mellitus is exercise. Low impact aerobic gymnastics is a gymnastics with low to moderate intensities, easy-to-do movements, injury-free movements, rhythmic movements, non-jerking movements, and rare sudden movement. Breathing relaxation is a breathing exercise which consists of abdomen breathing and purse lip breathing to reduce stress. The objective of this research is to investigate the effect of low impact aerobic gymnastics and deep breathing relaxation on blood sugar level of the diabetes mellitus elderly at Anggrek Integrated Health Post of Kartasura. This research uses quantitative method with a quasi-experimental research design with a pre-test and post-test approach without control group design. The result of the Wilcoxon’s Test shows that the p-value was 0.000 which was less than 0.05, meaning that the administration of low impact aerobic gymnastics and deep breathing relaxation could reduce the blood sugar level of the diabetes mellitus elderly. Thus, the low impact aerobic gymnastics and deep breathing relaxation had an effect on the blood sugar level of the diabetes mellitus elderly at Anggrek Integrated Health Post of Kartasura.

 

References

Astuti, Dyah, dkk. (2016). Pengaruh Senam Aerobik Terhadap Kadar Gula Darah Puasa Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Kelompok Prolanis Upt Puskesmas Wonogiri 1. Skripsi. Stikes Kusuma Husada. Surakarta.

Dharma, Kusuma Kelana. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta: Trans InfoMedia.

Evangeline. (018). Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Gula Darah Puasa Pada Klien Diabetes Melitus. Cimahi. Jurnal Keperawatan Stikes Jenderal Achmad Yani.

Ghoffar, Muhammad. (2012). Olahraga Ampuh untuk Diabetes mellitus. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Giriwijiyo, Santosa dan Dikdik Z.S. (2013) Ilmu Olahraga (fisiologi Olahraga). Bandung: remaja Rosdakarya.

Hastuti, Witri, dkk. (2017). Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes melitus Tipe II Di Wilayah Kerja Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan. Stikes Karya Husada Semarang. ISSN : 2503-03.

Hidayat, A.A. (2007). Pengantar kebutuhan dasar manusia. Buku 2. Jakarta:Salemba Medika.

Kholifah, S. N. (2016). Keperawatan Gerontik. Pusat pendidikan sumber daya manusia kesehatan badan pengembangan dan pemberdayan sumber daya manusia kesehatan, vol 10.

Kozier,B., Glenora, E., et al. (2010). Fundamentals of nursing: concepts, process, and practice (7th ed.) (Esty Wahyuningsih, Devi Yulianti & Ana Wiyana, Alih Bahasa). Jakarta: EGC.

Kurniawan, Indra, dkk. (2010). Diabetes Melitus Tipe 2 pada Usia Lanjut. Jurnal MajKedoktIndom, 60(12) : 576.

Lathifah, N.L. (2017). Hubungan Antara Karakteristik Penderita, Durasi Penyakit, Keteraturan Periksa, dan Kadar Gula Darah dengan Keluhan Subjektif Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Skripsi. Surabaya, Universitas Aairlangga.

Lestari, E.A.P. (2018). Pengaruh Senam Aerobic Low Impact Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Di Desa Makamhaji Kartasura. Skripsi. Stikes Kusuma Husada Surakarta.

Mansjoer, A. (2010). Kapita Selekta Kedokteran (4th ed.). Jakarta : Meda Aesculapius.

Maulana. (2009). Mengenal Diabetes Melitus: Panduan Praktis Menangani Penyakit Kencing Manis. Yogyakarta:Katahati.

Misnadiarly. (2009). Ulcer, Gangren, Infeksi: Diabetes Melitus, Mengenali Gejala, Menanggulangi, Mencegah Komplikasi. Jakarta. Pustaka Populer Obor.

Notoatmodjo, S. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Nugroho, Wahyudi H. (2008). Keperawatan Gerontik & Geriatrik. Jakarta : EGC penerbit FKUI : Hal 1861 – 1862.

Perry & Potter. (2010). Fundamental Keperawatan (7th ed.). Jakarta : Salemba Medika.

Ramadhani, Amalia. (2016). Pengaruh senam lansia terhadap kadar gula darah pada lansia di BPLU Senja Cerah Manado. Jurnal e- Biomedik(eBm), 4(1): 104.

Rifdhi. (2012). Pengaruh SBL Terhadap Activity of Daily Living [thesis]. Jakarta: Universitas Trisakti.

RISKESDAS. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Smeltzer, S., Bare, B., et al. (2013). Brunner and Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing (11th ed.). Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

Soegondo, S., et al. (2013). Penatalaksanaan Diabetes melitus terpadu. Edisi kedua. Jakarta: Badan Penerbit FKUI.

Sugiyono. (2016). Statistika Untuk Penelitian. Bandung : CV. Alfa Beta.

Tandra. (2008). Segala sesuatu yang harus anda ketahui tentang diabetis. Jakarta:PT Gramedia Pustaka Umum.

Tarwoto, Wartonah, Taufiq, I., & Mulyati, L. (2012). Keperawatan medikal bedah gangguan sistem endokrin. Jakarta: Trans Info Media.

Tarwoto. (2012). Latihan slow deep breathing dan kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe 2, Jurnal Health Quality, 3(2): 112-122.

Wardani, D. N. (2015). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Sebagai Terapi Tambahan Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Tingkt I. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Wiarto, G. (2013). Fisiologi dan Olahraga. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Published
2020-08-14
Section
Articles