EDUKASI GIZI TENTANG GANGGUAN MAKAN UNTUK OPTIMALISASI STATUS GIZI SISWA SMA NEGERI 6 SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.34035/pm.v3i1.2064Keywords:
gangguan makan, pengetahuan, siswa, status giziAbstract
Status gizi adalah manifestasi gizi dalam bentuk variabel spesifik atau ekspresi keseimbangan dalam bentuk variabel spesifik. Gangguan makan dapat muncul sebagai akibat dari ketidakpuasan terhadap tubuh. Ketidakpuasan terhadap tubuh dikaitkan dengan gangguan makan seperti bulimia, anoreksia, dan makan berlebihan. Perilaku diet sering dianggap berperan sebagai mediator antara rendahnya harga diri dan ketidakpuasan terhadap tubuh, di mana ketidakpuasan terhadap tubuh menyebabkan perilaku diet, yang pada gilirannya menyebabkan rendahnya harga diri. Malnutrisi, seperti obesitas, cukup berbahaya karena dapat berubah menjadi masalah kesehatan yang serius saat dewasa.. Tujuan dari kegiatan edukasi gizi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang tepat tentang gangguan makan untuk optimalisasi status gizi pada siswa. Pengabdian masyarakat ini bermitra dengan SMA Negeri 6 Surakarta. Metode yang digunakan dalam edukasi gizi ini adalah ceramah dan diskusi. Media yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah slide powerpoint dan leaflet. Peserta dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa kelas X E-3 SMA Negeri 6 Surakarta. Hasil pengabdian menunjukan bahwa sebanyak 32 orang dari total 34 orang (94,12%) hadir saat kegiatan edukasi gizi dilaksanakan. Terdapat peningkatan nilai pre-test sebelum diberikan edukasi gizi dan post-test sesudah diberikan edukasi gizi (dari 46 menjadi 81), dengan N-gain 0,65 termasuk kategori sedang. Berdasarkan hasil kegiatan ini, maka disarankan adanya kegiatan secara berkesinambungan dengan petugas tenaga kesehatan (Puskesmas), serta himbauan kepada siswa untuk berusaha meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai gangguan makan guna mencapai status gizi dan kesehatan yang optimal.
References
-





