Edukasi Manajemen Diet Diabetes Melitus Melalui Buku Saku Pada Pasien Diabetes Melitus
DOI:
https://doi.org/10.34035/pm.v1i1/2081Keywords:
Buku Saku, Diabetes Melitus, Manajemen DietAbstract
Prevalensi diabetes melitus secara global terus mengalami peningkatan. Upaya untuk mengendalikan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus dapat dilakukan melalui edukasi manajemen diet diabetes melitus. Buku saku adalah media cetak berbentuk buku kecil berukuran saku, sehingga mudah dibawa ke mana saja dan dibaca kapan pun dibutuhkan yang dapat digunakan sebagai media edukasi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi tentang manajemen diet bagi pasien diabetes melitus. Kemitraan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan adalah edukasi melalui buku saku. Sasarannya yaitu komunitas prolanis di Puskesmas Gondangrejo Kabupaten Karanganyar. Evaluasi dilakukan menggunakan penilaian pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan responden selama pre test dikategorikan sebagai buruk pada 1 orang (3,12%), sedang pada 3 orang (9,38%), dan baik pada 28 orang (87,50%), dengan skor rata-rata 88 (baik). Sementara itu, skor pengetahuan rata-rata pada post test adalah 96,88 (baik). Semua responden pada post-test dikategorikan memiliki pengetahuan yang baik (100%). Terdapat peningkatan skor pengetahuan setelah intervensi pendidikan sebesar 8,88 poin, dengan semua responden mencapai pengetahuan yang baik pada hasil akhir. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi gizi tentang manajemen diet DM memiliki efek positif dalam meningkatkan pengetahuan baik dari 87,5% menjadi 100%.
The global prevalence of diabetes mellitus continues to increase. Efforts to control blood glucose levels in patients with diabetes mellitus can be carried out through education on diabetes mellitus diet management. A pocketbook is a printed medium in the form of a small, pocket-sized book, making it easy to carry anywhere and read whenever needed, and it can be used as an educational medium. The purpose of this community service activity is to provide education on diet management for patients with diabetes mellitus. The Community service partnership was carried out in the Gondangrejo Public Health Center, Karanganyar Regency. The method used was education through a pocketbook. The target was DM patients in the Prolanis community at Gondangrejo Public Health Center. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments. The results of this study indicate that the respondents' knowledge during the pre-test was categorized as poor in 1 person (3.12%), moderate in 3 people (9.38%), and good in 28 people (87.50%), with an average score of 88 (good). Meanwhile, the average knowledge score in the post-test was 96.88 (good). All respondents in the post-test were categorized as having good knowledge (100%). The knowledge score increased by 8.88 points after the educational intervention, with all respondents achieving good knowledge in the final results. The conclusion of this activity is nutrition education on DM diet management improved knowledge levels from 87.5% to 100%.
References
-





