Penanggulangan Hiperglikemia Dengan Rebusan Daun Salam Pada Lansia Di Desa Wonolapan Kab. Karanganyar

Authors

  • Deoni Vioneery Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Martini Listrikawati Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Mardika Retno Azizatul Latifa Universitas Kusuma Husada Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.34035/pm.v1i1/2093

Keywords:

hiperglikemia, lansia, penyuluhan kesehatan

Abstract

Hiperglikemia adalah kondisi dimana Diabetes Melitus (DM) pada tubuh pasien tidak terkontrol, sehingga kadar glukosa darah sangat tinggi hingga mencapai >300 mg/dl. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui peningkatan pengetahuan lansia melalui penyuluhan kesehatan tentang penanggulangan hiperglikemia dengan rebusan daun salam pada lansia di Desa Wonolapan Kab. Karanganyar, dengan jumlah peserta 40 responden. Mitra pengabdian ini adalah Posyandu Lansia Desa Wonolapan Kab. Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi yang dilaksanakan secara luring atau tatap muka. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan kesehatan selama 60 menit dengan materi penanggulangan hiperglikemia dengan rebusan daun salam, didapatkan hasil sebelum pemberian penyuluhan kesehatan sebagian besar lansia memiliki pengetahuan yang cukup 19 responden (47.5%), baik 16 responden (40%), dan 1 responden (2.5%). Setelah pemberian penyuluhan kesehatan sebagian besar 38 responden (95%), cukup dan kurang masing-masing 1 responden (2.5%). Kesimpulan kegiatan ini yaitu sebagian besar lansia memiliki pengetahuan yang baik mengenai hiperglikemia dengan rebusan daun salam.

Hyperglycemia is a condition in which a patient’s diabetes mellitus (DM) is uncontrolled, resulting in blood glucose levels that are very high, reaching >300 mg/dL. The objective of this community service activity is to assess the increase in knowledge among the elderly through health education on managing hyperglycemia using bay leaf decoction among the elderly in Wonolapan Village, Karanganyar Regency, with 40 participants. These community service partners are Elderly Health Post (Posyandu Lansia) in Wonolapan Village, Karanganyar Regency. This community service activity was conducted through health education, demonstrations, and discussions held in-person. The activity involved a 60-minute health education session on managing hyperglycemia using bay leaf decoction. The results showed that prior to the session, most elderly participants had adequate knowledge (19 respondents, 47.5%), good knowledge (16 respondents, 40%), and 1 respondent (2.5%) with insufficient knowledge. After the health education session, the majority of 38 respondents (95%) had sufficient knowledge, while 1 respondent (2.5%) had adequate knowledge and another 1 respondent (2.5%) had insufficient knowledge. The conclusion of this study is that most older adults have a good understanding of hyperglycemia and the use of bay leaf decoction.

References

-

Downloads

Published

2026-06-05

Issue

Section

Articles